Kubawakan kau  Natal, kekasih
kusiapkan sejak empat minggu lalu dengan segenap harap
ditemani Adven ungu yang tak kan sendu

Kubawakan kau Natal, kekasih
jangan pedulikan baju mahal, berlian gemerlap atau sepatu mengkilap Natal tahun ini sudah melebihi seharga barang dan uang

Kubawakan kau Natal, kekasih
terbungkus rapi dengan kertas halus melebihi kain  sutera
berpita indah, tak tertandingi bintang gemerlap penghias malam

Hmm…, kau pasti akan menyukainya

Bingkisan Natal ini terangkum rapi dari tautan hati kita bersama,
dari rajutan doa, dari kaitan puja puji dan jejeran bait kitab suci Semua kupersembahkan dari sukma terdalam
Melengkahi batas waktu yang kadang kelam

Mari… nikmati Natal yang kubawa
Tuangkan tanpa sisa di segenap kisi-kisi hatimu
Lalu serukan, bahwa Natal yang kubawa ini
adalah bukti kelahiran kasih dan semangat cinta

(akhir nov 05, di bdg yg dingin)