Apa itu sempurna?
Memiliki segala-galanya kah? Ataukah cukup hanya dengan membayangkan bahwa semuanya itu ada?
Karena kata sempurna itu dalam zona nyaman hampir berarti mimpi; bayangan; semu.

Sebab sesuatu yang sungguh nyata diperoleh, pun, tak sanggup lama bertahan.
Dari sebuah kenyataan dia mampu secepatnya menjadi sebuah khayalan.
Memiliki Ibu, Ayah ataupun orang yang paling dicintai itu kenyataan dasar yang dimiliki, tetapi kadang itu menjadi tiada dan bergeser menjadi sebuah bayangan…mereka tidak ada lagi.

Atau begini,
Kau memiliki segalanya, pada saat yang sama ada dunia yang tidak bisa terlihat dari kesegalaan itu.
Masihkah hidup dapat sempurna?
Sempurna? Apakah itu? Sebuah mimpi atau nyata?